carguyshub.com – Dealer resmi Honda di Indonesia resmi menghentikan satu lagi jaringan operasionalnya. Kali ini, Honda Trimegah BSD menyatakan pamit setelah 16 tahun beroperasi. Pengumuman penutupan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka pada Senin, 1 September 2025.
“Baca juga : Microsleep Saat di Jalan Tol Jadi Ancaman Serius Pengemudi”
“Setelah 16 tahun berdedikasi, dengan berat hati kami sampaikan bahwa kami pamit dari layanan resmi Honda,” tulis akun Instagram @hondatrimegahbsd, yang kini telah berganti nama menjadi @bengkeltrimegahbsd.
Dealer Masih Layani Servis, Tapi Tak Lagi Jual Mobil Baru
Meski telah berhenti menjual mobil baru, Honda Trimegah BSD masih tetap membuka layanan purnajual seperti servis berkala dan body repair. Berdasarkan pantauan langsung tim GridOto.com, area showroom tampak kosong tanpa aktivitas penjualan maupun unit display kendaraan. Hal ini menandakan bahwa operasional dealer resmi Honda di lokasi tersebut telah benar-benar berakhir.
Yang menarik, pada pagar bangunan dealer tersebut terpasang banner bertuliskan informasi bahwa gedung akan beralih menjadi dealer Lepas, merek otomotif asal China yang merupakan sub-brand dari Chery Group. Hal ini memperkuat dugaan bahwa showroom tersebut tidak akan dibiarkan kosong lama-lama dan segera beroperasi di bawah bendera baru.
Bukan Kasus Pertama, Honda Alami Penutupan Beruntun
Penutupan Honda Trimegah BSD bukanlah yang pertama terjadi tahun ini. Sebelumnya, pada Juli 2025, dealer Honda Triputra Bekasi juga mengumumkan penutupan. Selain itu, dua dealer lain yaitu Honda Jemursari Surabaya dan Honda Pasteur Bandung telah lebih dulu menghentikan operasionalnya.
Hingga saat ini, pihak Honda Prospect Motor (HPM) belum memberikan penjelasan resmi. Saat dihubungi oleh media, Yusak Billy selaku Sales, Marketing & Aftersales Director HPM belum merespons pertanyaan terkait rangkaian penutupan ini.
Tantangan dan Perubahan Lanskap Otomotif Nasional
Fenomena tutupnya sejumlah dealer resmi Honda menandai adanya perubahan signifikan dalam lanskap bisnis otomotif di Indonesia. Masuknya brand-brand asal China seperti Chery dan sub-brand-nya, Lepas, semakin memperketat persaingan di pasar mobil nasional.
Dengan harga kompetitif dan fitur teknologi yang agresif, merek-merek asal Tiongkok mulai menarik perhatian konsumen Indonesia. Jika tren ini terus berlangsung, bukan tak mungkin akan terjadi pergeseran dominasi dari merek-merek Jepang yang telah lama bertahan.
“Baca juga : Nafa Urbach Tinggalkan Dunia Artis, Resmi Jadi Anggota DPR”
Kondisi ini menjadi sinyal bagi pelaku industri otomotif untuk beradaptasi terhadap preferensi konsumen dan dinamika pasar yang terus berkembang.




Leave a Reply