carguyshub – World Gold Council (WGC) menilai kebijakan redenominasi rupiah tidak secara langsung memengaruhi harga emas di pasar. Kepala Asia Pasifik sekaligus Global Head of Central Banks WGC, Shaokai Fan, menjelaskan bahwa redenominasi hanya menyederhanakan nominal uang dengan menghapus beberapa angka nol tanpa mengubah nilai riil aset.
Ia menegaskan bahwa nilai ekonomi barang, jasa, maupun logam mulia seperti emas akan tetap sama setelah redenominasi diterapkan. “Redenominasi tidak mengubah daya beli masyarakat maupun nilai intrinsik aset seperti emas,” ujar Shaokai, Rabu (12/11/2025).
Meski tidak berdampak langsung terhadap harga emas, Shaokai menilai kebijakan ini dapat membawa efek positif terhadap iklim investasi Indonesia. Redenominasi dinilai sebagai sinyal kuat bahwa stabilitas makroekonomi Indonesia semakin baik dan inflasi berada dalam kendali pemerintah.
Menurutnya, kepercayaan investor global dapat meningkat karena kebijakan tersebut mencerminkan disiplin fiskal dan kestabilan ekonomi nasional. “Langkah ini bisa memperkuat persepsi bahwa ekonomi Indonesia lebih modern, efisien, dan siap bersaing,” tambahnya.
BACA JUGA :”Kylian Mbappé Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Gastroenteritis”
Dengan meningkatnya kepercayaan pasar, arus investasi asing berpotensi mengalir lebih besar ke sektor keuangan domestik. Namun, Shaokai menegaskan kembali bahwa kenaikan harga emas, jika terjadi, kemungkinan lebih disebabkan oleh faktor global seperti ketegangan geopolitik atau kebijakan suku bunga bank sentral dunia, bukan redenominasi itu sendiri.
WGC menilai bahwa fokus utama kebijakan ini adalah penyederhanaan transaksi dan efisiensi ekonomi, bukan perubahan nilai kekayaan masyarakat.
Redenominasi Bisa Tingkatkan Kepercayaan Investor dan Dorong Permintaan Emas
World Gold Council (WGC) menilai kebijakan redenominasi rupiah dapat memberikan sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional. Kepala Asia Pasifik sekaligus Global Head of Central Banks WGC, Shaokai Fan, menyebut redenominasi dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap pengelolaan ekonomi Indonesia.
“Langkah redenominasi bisa menjadi pesan positif bahwa perekonomian Indonesia dikelola dengan baik. Bila kepercayaan meningkat, permintaan terhadap aset seperti emas juga bisa ikut terdorong,” ujar Shaokai, Kamis (13/11/2025).
Menurutnya, meskipun dampak langsung terhadap harga emas tidak signifikan, peningkatan stabilitas rupiah dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif bagi instrumen lindung nilai seperti emas. Ia menilai, kebijakan ini dapat memperkuat persepsi pasar terhadap kemampuan Indonesia menjaga kestabilan moneter dan mendorong arus investasi masuk.
BACA JUGA : “Roy Suryo Cs Tak Ditahan Usai Diperiksa Sebagai Tersangka”
Airlangga Hartarto Akui Redenominasi Akan Berdampak pada Inflasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengakui kebijakan redenominasi rupiah akan memberikan dampak terhadap inflasi nasional. Meski begitu, ia belum menjelaskan secara rinci apakah dampaknya akan menyebabkan kenaikan atau justru penurunan inflasi.
“Kita belum bahas, tentu nanti lah kita bahas,” kata Airlangga kepada wartawan.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai arah dampak kebijakan tersebut, Airlangga menegaskan bahwa setiap perubahan dalam sistem moneter pasti menimbulkan konsekuensi terhadap harga barang dan jasa. “Ya pasti akan berdampak (inflasi)… kita belum bahas ya,” ujarnya singkat.
Pemerintah disebut akan mengkaji secara hati-hati seluruh aspek ekonomi sebelum menerapkan redenominasi, termasuk kesiapan pasar dan tingkat inflasi nasional.




Leave a Reply