carguyshub – Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana membuka perolehan emas cabang angkat besi pada SEA Games 2025. Ia memastikan gelar juara kelas 48 kilogram dengan total angkatan tertinggi 184 kilogram. Pertandingan berlangsung di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri, pada Sabtu.
Atlet asal Pacitan, Jawa Timur, itu tampil konsisten sejak awal perlombaan. Luluk mencatatkan angkatan snatch terbaik 88 kilogram. Ia kemudian mengamankan clean and jerk 100 kilogram untuk menutup total angkatan pemenang. Catatan tersebut menempatkannya di puncak klasemen kelas 48 kilogram.
Persaingan berlangsung ketat hingga angkatan terakhir. Lifter Thailand, Thanyaton, finis di posisi kedua dengan total 183 kilogram. Selisih satu kilogram membuat tuan rumah harus puas dengan medali perak. Medali perunggu diraih lifter Vietnam, Thi Thu Trang Nguyen, dengan total 181 kilogram.
Keberhasilan Luluk menegaskan kualitas persiapan tim angkat besi Indonesia. Cabang ini selama beberapa edisi terakhir menjadi salah satu penyumbang medali andalan. Program pelatnas yang berfokus pada teknik, kekuatan, dan konsistensi kompetisi dinilai berperan besar dalam hasil ini.
Ofisial tim menyebut performa Luluk sesuai target. “Ia menjalankan rencana angkatan dengan disiplin dan tenang,” ujar perwakilan pelatih dalam keterangan singkat. Pendekatan tersebut membantu Luluk mengelola tekanan, terutama menghadapi lifter tuan rumah.
Emas perdana ini memberi dorongan moral bagi kontingen Indonesia. Capaian diharapkan memicu performa atlet angkat besi lainnya pada kelas berikutnya. Dengan jadwal pertandingan yang masih panjang, Indonesia berpeluang menambah medali dan menjaga momentum hingga akhir SEA Games 2025.
“Baca Juga: HMID Suspensi Hyundai Palisade AS Tak Pengaruhi Indonesia”
Bangkit di Angkatan Terakhir, Luluk Diana Pastikan Emas SEA Games 2025
Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana menunjukkan mental juara pada kelas 48 kilogram SEA Games 2025. Ia memastikan medali emas setelah sukses menuntaskan clean and jerk 100 kilogram. Angkatan penentuan itu dilakukan pada percobaan terakhir di Chon Buri.
Sebelumnya, Luluk sempat gagal pada percobaan kedua clean and jerk dengan beban 98 kilogram. Meski demikian, atlet berusia 20 tahun tersebut tetap tenang dan fokus. Ia memilih menaikkan beban menjadi 100 kilogram pada kesempatan terakhir.
Keputusan tersebut terbukti krusial. Total angkatan Luluk mencapai 184 kilogram dan menjadi yang tertinggi saat itu. Tiga lifter pesaing dari Thailand, Vietnam, dan Filipina masih memiliki satu kesempatan tersisa. Namun, tidak satu pun berhasil melampaui catatan Luluk.
Hasil ini menandai lonjakan prestasi signifikan bagi di ajang regional. Pada SEA Games Kamboja 2023, ia hanya mampu meraih medali perunggu di kelas 49 kilogram. Pencapaian kali ini menunjukkan perkembangan teknik dan kekuatan yang konsisten.
Rekam jejak internasional Luluk juga memperkuat statusnya sebagai lifter potensial masa depan. Ia pernah meraih emas Kejuaraan Dunia Remaja 2022 di Leon, Meksiko. Saat itu, Luluk mencatat total angkatan 170 kilogram di kelas 49 kilogram.
Keberhasilan di SEA Games 2025 menjadi bukti kematangan Luluk dalam menghadapi tekanan kompetisi. Dengan usia yang masih muda, ia berpeluang terus berkembang. Prestasi ini diharapkan menjadi fondasi menuju target yang lebih tinggi di level Asia dan dunia.
“Baca Juga: BYD M6 Terjual 10 Ribu, Hyundai Palisade Masalah Suspensi″




Leave a Reply