carguyshub.com – Bus Listrik PT Sumber Alam Ekspres yang sukses menggelar uji coba fase pertama pada Mei–Juni 2025 lalu, kembali melanjutkan fase kedua uji coba bus listrik untuk rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Bekasi–Yogyakarta.
Menjelang uji resmi pada 16 Agustus, tim redaksi Kumparan bersama rombongan media berkesempatan menjajal langsung perjalanan bus listrik terjauh ini dari sisi penumpang.
“Baca juga : Performance Damper di NMAX Turbo, Untuk Stabil dan Nyaman!”
Bus yang digunakan adalah Higer buatan China, difasilitasi oleh PT Kalista Nusa Armada (Kalista), dan didukung oleh stasiun pengisian daya dari Invi. Bus berangkat dari Pool Sumber Alam di Pondok Ungu, Bekasi, pukul 10.00 WIB dengan baterai 95%. Kecepatan bus dijaga stabil di kisaran 70–80 km/jam dengan batas maksimal 90 km/jam.
Perhentian pertama dilakukan di rest area Cikamurang pada pukul 12.15 WIB. Saat itu, kapasitas baterai menunjukkan 60%. Selama 1,5 jam istirahat, baterai diisi ulang hingga mencapai 92%. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan melalui Tol Trans Jawa dan keluar di Pejagan, menempuh rute non-tol via Purwokerto untuk menyesuaikan jalur reguler bus konvensional.
Bus Listrik Sumber Alam Tempuh Rute Bekasi–Yogyakarta dengan Dua Kali Pengisian
Setelah empat jam, bus tiba di rest area Aji Barang milik Sumber Alam dengan sisa baterai 37%. Pengisian dilakukan selama 55 menit menggunakan dua charger sekaligus, mengisi hingga 85%. Perjalanan kembali dilanjutkan menuju Pool Sumber Alam Kutoarjo pukul 22.12 WIB untuk transit singkat, sebelum akhirnya tiba di Yogyakarta pukul 00.10 WIB dengan sisa baterai 42%.
Bus listrik Higer ini menggunakan baterai CATL 303 kWh, dengan jangkauan hingga 500 km. Motor listriknya menghasilkan tenaga 245 kW dan torsi 3139 Nm. Fitur keselamatan meliputi APAR, tombol darurat, CCTV, sabuk pengaman di semua kursi, dan kamera 360 derajat.
“Baca juga : Samsung Siapkan Kacamata Pintar Saingi Meta Ray-Ban”
Total jarak 514 km ditempuh dalam 14 jam, dengan dua kali pengisian daya yang selaras dengan waktu istirahat. Kenyamanan AC, kabin kedap suara, serta suspensi udara membuat perjalanan terasa lebih nyaman dibandingkan bus konvensional. Teknologi ini membuktikan bahwa perjalanan jarak jauh dengan bus listrik di Indonesia semakin realistis dan layak dikembangkan ke rute-rute lain.




Leave a Reply