- carguyshub – Hyundai resmi memperkenalkan Boulder Concept di gelaran New York Auto Show 2026. Model ini adalah cikal bakal pikap tangguh masa depan dari jenama asal Korea Selatan tersebut. Kendaraan konsep ini akan menggunakan platform body-on-frame (rangka tangga) yang belum pernah digunakan Hyundai sebelumnya. Model ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Korea Selatan tersebut tengah serius menyiapkan pikap tangguh untuk pasar Amerika Utara yang dijadwalkan meluncur sebelum 2030.
Desain Eksterior: Boxy dan Berotot
Disitat dari Motor1, Senin (6/4/2026), secara desain Hyundai Boulder Concept mengusung siluet boxy yang tegas dan kokoh. Tampilan ini menggunakan bahasa desain ‘Art of Steel’ yang terinspirasi dari teknologi Hyundai Steel. Tampilan ini menegaskan arah desain masa depan Hyundai, khususnya untuk kendaraan berkarakter tangguh dan siap melibas berbagai medan. Tak sekadar tampil gagah, konsep ini juga dibangun di atas platform ladder frame yang menjanjikan kemampuan off-road, towing, dan hauling yang lebih mumpuni.
Platform tersebut akan menjadi basis bagi pikap midsize Hyundai di masa depan. Platform ini sekaligus membuka peluang hadirnya SUV off-road produksi massal dengan karakter serupa.
Spesifikasi Tangguh untuk Medan Ekstrem
Dari sisi spesifikasi, Boulder Concept dibekali ban mud-terrain berukuran 37 inci. Ban berukuran besar ini dipadukan dengan desain approach, departure, dan breakover angle yang agresif untuk mendukung performa di jalur ekstrem. Hyundai juga menyematkan ban cadangan full-size yang ditempatkan di pintu belakang.
Pintu belakang ini dilengkapi mekanisme double-hinge sehingga bisa dibuka dari kedua arah, layaknya pintu kulkas klasik. Selain itu, terdapat jendela belakang model power drop-down yang bisa diturunkan secara elektrik. Fitur ini memudahkan pengguna untuk mengakses barang bawaan yang panjang atau sekadar meningkatkan sirkulasi udara dalam kabin.
Filosofi ‘Art of Steel’ dan Target Produksi
Desain eksterior Boulder Concept mengusung filosofi ‘Art of Steel’ yang menonjolkan kekuatan material baja. Garis-garis bodi yang tegas dan proporsi yang kokoh menciptakan kesan tangguh sekaligus modern.
Sang Yup Lee, Executive Vice President dan Kepala Desain Hyundai, mengungkapkan bahwa konsep ini terinspirasi dari desain klasik seperti kulkas tahun 1950-an yang dipadukan dengan elemen fungsional untuk petualangan outdoor.
Dengan kehadiran Boulder Concept, Hyundai menegaskan komitmennya untuk bersaing di segmen kendaraan off-road yang selama ini didominasi Jeep Wrangler dan Ford Bronco. Perusahaan berencana memproduksi versi komersialnya di Amerika Serikat dengan prinsip “didesain di AS, untuk pasar AS, dan dibuat di AS” menggunakan baja dari pabrik lokal Hyundai. Strategi ini diharapkan dapat menarik konsumen baru yang menginginkan kendaraan tangguh dengan sentuhan modern khas Hyundai.
Kabin Retro-Futuristik: Empat Layar Kotak dan HUD di Kaca Depan
Masuk ke kabin, nuansa retro-futuristik langsung terasa. Hyundai meninggalkan tren layar besar konvensional yang menyatu yang saat ini mendominasi mobil modern. Sebagai gantinya, pabrikan Korea Selatan ini menghadirkan empat layar kecil berbentuk kotak di dashboard. Setiap layar terlihat seperti jendela terpisah yang menampilkan informasi spesifik. Semua layar ini dilengkapi dengan kontrol fisik (tombol dan kenop) yang memudahkan pengoperasian tanpa harus mengalihkan pandangan terlalu lama dari jalan.
Informasi kendaraan yang penting seperti kecepatan, navigasi, dan status mesin ditampilkan melalui head-up display (HUD) yang memanjang di bagian bawah kaca depan. HUD ini memberikan pengalaman berkendara yang sangat berbeda dari mobil modern pada umumnya, di mana pengemudi tidak perlu menunduk ke panel instrumen tradisional. Semua data mengambang di depan mata, persis di antara pandangan ke jalan.
Powertrain: Masih Dalam Tahap Pengembangan
Meski belum ada informasi resmi terkait sistem penggerak, Hyundai menyebut pengembangan platform body-on-frame ini masih dalam tahap awal. Namun, besar kemungkinan platform ini akan mendukung berbagai jenis powertrain, mulai dari mesin konvensional bensin/diesel, hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), hingga listrik murni (BEV). Fleksibilitas ini penting mengingat pasar Amerika Utara masih beragam permintaannya, dari konsumen yang setia pada mesin V6/V8 hingga yang mulai beralih ke elektrifikasi.
Kapan Meluncur?
Hyundai menargetkan versi produksi massal dari Boulder Concept akan meluncur sebelum tahun 2030. Kemungkinan besar pikap midsize ini akan menjadi pesaing langsung bagi Ford Ranger, Toyota Tacoma, dan Chevrolet Colorado. Sementara itu, varian SUV off-road-nya bisa menjadi alternatif bagi Jeep Wrangler dan Ford Bronco. Dengan desain unik dan pendekatan modern pada kabin, Hyundai berusaha menciptakan segmen sendiri: kendaraan tangguh yang tidak ketinggalan zaman secara teknologi.




Leave a Reply