carguyshub.com -Google meluncurkan fitur pembuatan musik berbasis AI di aplikasi Gemini, memungkinkan pengguna membuat lagu hanya dengan menuliskan deskripsi. Sistem ini mempermudah penciptaan musik digital tanpa perlu keahlian produksi.
Melansir TechCrunch, Rabu (18/2), fitur beta ini ditenagai oleh model generatif Lyria 3 yang dikembangkan oleh Google DeepMind. Model AI ini mampu menghasilkan trek musik berdurasi sekitar 30 detik lengkap dengan lirik sesuai deskripsi pengguna.
Selain menulis deskripsi, pengguna dapat mengunggah foto atau video. Sistem kemudian membuat lagu yang menyesuaikan suasana dari konten visual tersebut, termasuk ilustrasi sampul lagu secara otomatis.
Fitur ini menghadirkan pengalaman kreatif baru bagi pengguna individu maupun kreator konten. Pengguna dapat mengekspresikan ide musikal tanpa memerlukan studio atau perangkat lunak produksi kompleks.
Lyria 3 memanfaatkan teknologi pemrosesan bahasa alami dan audio generatif untuk menghasilkan melodi, harmoni, ritme, dan lirik yang konsisten dengan tema yang diberikan. Sistem dapat menyesuaikan genre, tempo, dan mood sesuai arahan pengguna.
Baca juga:“Gim Call of Duty: Warzone Mobile Resmi Dihentikan Mulai April 2026”
Google Lyria 3 Hadirkan Kontrol Lebih Luas dan Ekspansi Global di Gemini
Google memperbarui model musik Lyria 3 di aplikasi Gemini, memberikan kemampuan lebih realistis dan kompleks dibanding generasi sebelumnya. Pengguna kini dapat menyesuaikan gaya, vokal, hingga tempo lagu secara langsung.
Selain tersedia di Gemini, Lyria 3 diperluas ke platform YouTube melalui fitur Dream Track. Fitur ini sebelumnya hanya tersedia untuk kreator di Amerika Serikat, namun kini Google memperluas aksesnya secara global.
Dream Track memungkinkan kreator membuat musik yang mendukung konten video dengan kontrol penuh atas komposisi, aransemen, dan mood lagu. Teknologi ini mempermudah proses produksi musik tanpa perangkat tambahan.
Google menegaskan sistem dirancang untuk mendorong ekspresi orisinal, bukan menyalin karya musisi tertentu. Jika pengguna mencantumkan nama artis, lagu yang dihasilkan hanya terinspirasi gaya atau aransemen, bukan duplikasi karya asli.
Lyria 3 menggunakan teknologi pemrosesan bahasa alami dan audio generatif untuk mengubah deskripsi teks, foto, atau video menjadi trek musik. Sistem menghasilkan musik dengan harmoni, melodi, dan lirik yang sesuai konteks konten.
Google Gemini Tambahkan SynthID untuk Identifikasi Lagu AI Global
Google menghadirkan SynthID pada lagu yang dibuat menggunakan Lyria 3 di aplikasi Gemini, memungkinkan identifikasi konten musik berbasis AI. Fitur ini membantu pengguna memeriksa apakah sebuah trek dihasilkan oleh AI.
Fitur pembuatan musik AI di Gemini kini tersedia secara global bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas. Sistem mendukung berbagai bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, India, Jepang, Korea, dan Portugis.
Setiap lagu yang dibuat otomatis dilengkapi label digital SynthID. Label ini berfungsi sebagai tanda asli konten AI, mempermudah pengecekan dan transparansi bagi kreator maupun pendengar.
Pengguna dapat memanfaatkan Gemini untuk membuat trek dari deskripsi teks, foto, atau video. Sistem menghasilkan komposisi musik lengkap dengan melodi, harmoni, lirik, dan ilustrasi sampul secara otomatis.
Perkembangan ini menyoroti integrasi AI dalam industri musik yang semakin meluas. Platform seperti Spotify dan YouTube mulai mengadopsi teknologi AI serta bekerja sama dengan label musik untuk monetisasi konten.
Lyria 3 dan SynthID memungkinkan kreator menghasilkan konten orisinal sambil menjaga kepatuhan hak cipta. Google menekankan sistem dirancang untuk mendorong ekspresi kreatif, bukan menyalin karya musisi tertentu.
Baca juga:“Bukan Cuma Layar Depan, Infinix Note 60 Pro Hidupkan Bagian Belakang”




Leave a Reply