carguyshub – DJI secara resmi mendebutkan DJI Avata 360 sebagai kamera First Person View (FPV) imersif dengan kemampuan perekaman 8K lewat sudut pandang 360 derajat. Drone flagship ini dirancang untuk membuka kreativitas tanpa batas dalam satu pengambilan gambar, memadukan teknologi kamera 360 derajat beresolusi tinggi dengan pengalaman terbang FPV yang mendalam. Tidak hanya tersedia secara global, DJI Avata 360 dipastikan telah masuk ke pasar Indonesia diboyong oleh Erajaya Active Lifestyle dan mulai dipasarkan pada Sabtu (28/3).
CEO Erajaya Active Lifestyle Djohan Sutanto menyatakan bahwa Avata 360 menghadirkan terobosan baru dalam dunia pembuatan konten udara. “DJI Avata 360 menghadirkan terobosan baru dalam dunia aerial content creation dengan memadukan teknologi kamera 360 derajat beresolusi tinggi dan pengalaman terbang FPV yang semakin imersif,” ujarnya. Terobosan itu dinilai dapat mendukung para kreator konten, pembuat film, hingga penggemar drone mengeksplorasi perspektif visual yang lebih ciamik.
Dari sisi spesifikasi, Avata 360 hadir dengan dua mode lensa fleksibel. Mode 360° lens menggunakan sensor setara 1 inci (1-inch-equivalent sensors) yang mendukung perekaman video 8K/60fps HDR serta foto hingga 120MP dengan detail highlight dan shadow yang terjaga optimal. Ukuran pixel mencapai 2.4 μm dengan dynamic range tinggi. Sementara Single Lens Mode memungkinkan pengambilan gambar gaya klasik Avata di resolusi 4K/60fps. Drone ini memiliki berat sekitar 377-455 gram dengan dimensi 246 x 199 x 55.5 mm.
Avata 360 menggunakan sistem transmisi video O4+ yang menghadirkan live feed stabil dan jernih hingga resolusi 1080p/60fps. Teknologi ini memiliki kemampuan anti-interferensi kuat dengan jangkauan maksimal mencapai 20 kilometer. Drone ini menawarkan waktu terbang hingga 23 menit dan dilengkapi deteksi rintangan segala arah (omnidirectional obstacle sensing) serta pelindung baling-baling terintegrasi. Lensa depan memiliki desain replaceable yang dapat diganti sendiri menggunakan kit khusus.
Fitur cerdas yang disematkan antara lain Spotlight Free untuk mengunci subjek bergerak, ActiveTrack 360° untuk pelacakan otomatis, Mode FPV untuk efek sinematik dinamis, serta Intelligent Tracking berbasis algoritma canggih. Drone ini juga dilengkapi penyimpanan internal 42 GB yang mampu merekam video 8K 360° hingga 30 menit tanpa kartu microSD, serta didukung Wi-Fi 6 untuk transfer data hingga 100 MB/detik.
DJI Avata 360 mulai dipasarkan di Indonesia melalui pre-order di gerai DJI offline store, Urban Republic, erafone, serta secara daring di eraspace.com dan toko resmi DJI di berbagai marketplace. Harga DJI Avata 360 varian DJI RC 2 dibanderol Rp10.799.000, sementara paket Fly More Combo dan Motion Fly More Combo masing-masing dijual Rp13.456.000. Dengan kombinasi kamera 8K 360°, teknologi FPV imersif, dan fitur AI, Avata 360 menjadi solusi ideal bagi kreator konten dan filmmaker yang ingin menghasilkan visual unik dalam satu penerbangan.
“Baca Juga : Robot Sanitasi Pintar Jadi Sorotan di BFA 2026“
Dua Mode Lensa DJI Avata 360: 8K 360 Derajat untuk Detail Tinggi, 4K Klasik untuk Gaya Avata
DJI Avata 360 hadir dengan dua pilihan mode lensa yang dapat digunakan secara fleksibel. Mode 360° lens menggunakan sensor setara 1 inci (1-inch-equivalent sensors) untuk menghasilkan gambar detail tinggi. Mode ini mendukung perekaman video 8K/60fps HDR serta foto hingga 120MP. Dengan ukuran pixel mencapai 2,4 μm dan dynamic range tinggi, hasil visual tetap tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan. Mode ini menjadi andalan bagi kreator yang ingin menangkap seluruh sudut dalam satu kali pengambilan gambar.
Selain mode 360°, Avata 360 juga dilengkapi dengan Single Lens Mode. Mode ini memungkinkan pengambilan gambar dengan gaya klasik Avata di resolusi 4K/60fps. Pengguna dapat beralih ke mode ini saat menginginkan pengalaman terbang First Person View (FPV) yang lebih tradisional. Fleksibilitas dua mode ini memberikan kebebasan bagi kreator untuk menyesuaikan dengan kebutuhan produksi konten. Baik untuk sinematik udara 360 derajat maupun rekaman FPV klasik, Avata 360 mampu mengakomodasi keduanya.
Kombinasi dua mode lensa ini menjadikan Avata 360 sebagai drone serbaguna di kelasnya. Mode 360° cocok untuk menciptakan konten imersif dengan perspektif unik tanpa batas sudut pandang. Sementara Single Lens Mode menghadirkan pengalaman terbang dinamis yang menjadi ciri khas seri Avata. Dengan kemampuan merekam hingga 8K, detail visual yang dihasilkan sangat tajam dan kaya. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pembuat film dan kreator konten profesional.
Ke depan, kehadiran Avata 360 dengan dua mode lensa ini diyakini akan memperkaya ekosistem pembuatan konten udara di Indonesia. Kreator dapat mengeksplorasi lebih banyak gaya visual tanpa perlu mengganti perangkat. DJI dan Erajaya Active Lifestyle optimistis drone ini akan mendapat sambutan positif dari komunitas. Dengan harga yang kompetitif dan fitur canggih, Avata 360 siap menjadi pilihan utama bagi para penggemar drone tanah air. Inovasi ini membuktikan bahwa teknologi perekaman udara terus berkembang menghadirkan kemungkinan tak terbatas bagi kreativitas.
“Baca Juga : Robot Pintar Bersinar di Konferensi BFA 2026 China“




Leave a Reply