carguyshub.com -Sektor kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) di China diprediksi memasuki tahun dengan prospek komersial lebih kuat.
AI semakin mempercepat transformasi pasar kesehatan melalui penerapan dalam aplikasi klinis, layanan pasien, riset medis, dan manajemen operasional.
Analysys, perusahaan analitik data berbasis di Beijing, menyatakan industrialisasi pasar AI kesehatan China mengalami percepatan signifikan.
Menurut laporan terbaru, nilai pasar AI kesehatan di China diperkirakan mencapai sekitar 106 miliar yuan atau 15 miliar dolar AS pada 2024.
Pertumbuhan ini didorong oleh kemajuan teknologi AI dan perangkat keras cerdas yang memungkinkan otomatisasi dan analisis data medis lebih efisien.
Pasar AI kesehatan mencakup berbagai segmen, termasuk diagnosis berbasis AI, pemantauan pasien jarak jauh, obat presisi, serta manajemen rumah sakit digital.
Penerapan AI dalam riset medis mempercepat penemuan obat dan pengembangan terapi baru, sekaligus meningkatkan akurasi prediksi klinis.
Baca juga:“Koeman Yakin Timnas Belanda Bisa Tampil Mengejutkan di Piala Dunia 2026”
China Dorong Penerapan AI Kesehatan Melalui Dukungan Kebijakan dan Investasi
China Securities menyoroti prospek pasar AI kesehatan yang menjanjikan, didorong oleh investasi dan dukungan kebijakan pemerintah.
Perusahaan sekuritas ini menekankan bahwa momentum pertumbuhan sektor kesehatan AI terkait langsung dengan regulasi yang pro-inovasi dan target nasional.
Dalam catatan riset terbaru, China Securities mengaitkan perkembangan AI kesehatan dengan rencana pemerintah untuk mengembangkan lebih dari 100 skenario tipikal.
Target ini diumumkan pada April 2025 dan menekankan penerapan teknologi kecerdasan digital di industri farmasi pada 2027.
Langkah ini diharapkan mempercepat industrialisasi AI dalam riset obat, layanan pasien, manajemen rumah sakit, dan operasi medis.
Salah satu contoh konkret adalah rencana Komisi Kesehatan Kota Beijing yang dirilis bulan lalu.
Dokumen tersebut menargetkan penerapan luas AI di institusi medis pada 2027, termasuk rumah sakit, klinik, dan laboratorium riset.
Menurut China Securities, keberhasilan implementasi di Beijing diperkirakan akan menjadi model yang diikuti oleh daerah lain di seluruh China.
Daerah di China Percepat Penerapan AI Kesehatan dan Dorong Investasi Strategis
Beberapa daerah di China, termasuk Beijing, Shanghai, Zhejiang, dan Guangdong, mempercepat penerapan AI dalam sektor kesehatan.
Pemerintah mendukung pembentukan basis percontohan untuk menguji dan mengimplementasikan teknologi AI di institusi medis.
CITIC Securities menyoroti lima bidang investasi potensial dalam ekosistem AI kesehatan.
Kelima bidang itu meliputi pengembangan obat berbasis AI, solusi perawatan kesehatan untuk masyarakat, sirkulasi dan transaksi data medis, diagnostik patologi berbantuan AI, serta ekspansi layanan kesehatan AI ke konsumen.
Perusahaan besar turut memperkuat kapasitas teknologi ini, termasuk PANDA, platform AI dari Damo Academy milik Alibaba.
Selain itu, Ant Afu, aplikasi manajemen kesehatan berbasis AI untuk pengguna, juga mendukung komersialisasi layanan kesehatan digital.
Baca juga:“Penjabat presiden sebut Venezuela tidak takut berdiplomasi dengan AS”




Leave a Reply