carguyshub – Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggalayuda, menegaskan bahwa polisi terus memburu tiga pelaku yang menganiaya seorang karyawan restoran bernama Aldi dan temannya di kawasan Tebet. Ia menyebut polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mempercepat proses identifikasi para pelaku.
Dwi menjelaskan bahwa para pelaku mengendarai dua sepeda motor saat melakukan aksinya. Polisi kini menelusuri rekaman CCTV dan jejak digital lain untuk memastikan identitas pelaku. Ia memastikan pengejaran dilakukan secara intensif hingga para pelaku tertangkap.
Korban mengaku kepada penyidik bahwa kejadian itu diawali serempetan kendaraan di jalan. Pelaku lalu menghentikan motor korban dan langsung melakukan pengeroyokan. Aksi brutal tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.
BACA JUGA : “Melissa B Darban Buka Suara Soal Korupsi CSR BI dan OJK”
Dwi menegaskan bahwa korban dan para pelaku tidak saling mengenal. Ia menambahkan bahwa penyidik masih mendalami keterangan tambahan untuk menguatkan konstruksi perkara. Polisi berkomitmen menindak tegas para pelaku karena kasus ini telah meresahkan masyarakat.
Tidak Ada Aksi Penodongan Senjata dalam Rekaman CCTV
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggalayuda, menegaskan bahwa polisi tidak menemukan bukti penodongan senjata api dalam insiden penganiayaan karyawan restoran di Tebet. Ia menyebutkan bahwa tim telah menelusuri rekaman CCTV di lokasi kejadian dan tidak melihat tindakan pelaku mengacungkan pistol atau senjata sejenis.
Meski begitu, polisi tetap mendalami informasi tersebut. Keterangan korban yang menyebut adanya penodongan masih akan diverifikasi lebih lanjut. Dwi juga menegaskan bahwa isu pelaku sebagai anggota aparat masih membutuhkan pemeriksaan tambahan karena belum ada bukti yang menguatkan.
BACA JUGA : “Jadwal Timnas Indonesia U-22 Vs Mali U-22: Tayang di Mana?
Identitas Pelaku Sudah Dikantongi, Polisi Minta Serahkan Diri
Dwi memastikan pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri tiga pelaku yang diduga menganiaya korban. Ketiga pelaku diketahui menggunakan dua sepeda motor saat menghentikan korban sebelum melakukan pengeroyokan. Polisi kini terus melakukan pengejaran dan meminta para pelaku menyerahkan diri.
Polisi telah memeriksa tiga saksi, termasuk korban dan rekannya yang berboncengan dengannya saat kejadian. Keterangan para saksi memperkuat dugaan bahwa penganiayaan terjadi usai insiden serempetan kendaraan di jalan. Para pelaku diduga memaksa korban berhenti dan kemudian langsung melakukan pemukulan.
Dwi menegaskan bahwa penyelidikan terus berjalan dan polisi menargetkan segera menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka.




Leave a Reply